Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Tahun 2021-2026 Digelar, Berikut Isu Strategis

Nias, Kamis (08/07/2021) jurnalexpress.com – Forum konsultasi publik rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Nias Tahun 2021 – 2026 yang dipimpin langsung oleh Bupati Nias Ya’atulo Gulo digelar di Ruang serbaguna lantai III Kantor Bupati Nias, Kamis (8/7).

Adapun isu strategis pembangunan yang mendesak yang menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Nias tahun 2021-2026 antara lain :

1. Bidang Infrastruktur;
a. Pembangunan infrastruktur jalan untuk membuka keterisoliran desa;
b. Percepatan pembangunan sarana dan prasarana pemerintahan serta penataan kawasan ibukota kabupaten yang berfungsi sebagai Pusat Kegiatan Lokal;
c. Perluasan jangkuan utilitas dasar listrik, air bersih, sanitasi dan telekomunikasi/internet;
d. Optimalisasi tingkat ketersediaan air bersih baik di daerah perkotaan maupun pedesaan;
e. Keberlanjutan penyediaan energi dan ketenagalistrikan;
f. Penataan pasar rakyat serta pemeliharaan jaringan irigasi;
g. Penyediaan sarana dan prasarana pendukung keselamatan angkutan jalan;

2. Bidang Pendidikan;
a. Perbaikan manajemen Guru ASN dan Guru Bantu Daerah;
b. Peningkatan sarana pendukung dan kualitas lulusan SD dan SMP;
c. Pelatihan keterampilan bagi lulusan SMK dan SMA berbakat;
d. Pemberian beasiswa bagi peserta didik berprestasi;
e. Peningkatan angka Rata-rata Lama Sekolah dan Angka Harapan Sekolah;

3. Bidang Kesehatan;
a. Memperluas jangkuan Jaminan Kesehatan dari Daerah (Jamkesda);
b. Peningkatan kualitas pelayanan Puskesmas dan jaringannya;
c. Manajemen Kesehatan Masyarakat yang tanggap terhadap wabah;
d. Penyediaan layanan ambulans gratis yang tetap standby on call di setiap puskesmas;
e. Peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak;
f. Peningkatan kemandirian perilaku masyarakat melalui upaya promotif dan preventif kesehatan;

4. Bidang Ekonomi (Pertanian, Peternakan, Perikanan UKM dan Pariwisata);
a. Pengaturan tanam berkesinambungan padi sawah, dukungan alat, bibit serta perbaikan manajemen pupuk bersubsidi;
b. Peningkatan produktivitas Perkebunan;
c. Revitalisasi penyuluh pertanian untuk memaksimalkan peran balai penyuluhan dan kelompok tani;
d. Peningkatan produktivitas sumber daya ekonomi kelautan termasuk penyediaan bantuan peralatan bagi nelayan, peningkatan keterampilan tangkap, pengolahan dan pemasaran;
e. Peningkatan peran Usaha Menengah, Usaha Kecil dan Usaha Mikro (UMKM) supaya memiliki daya tarik bagi pelaku ekonomi;
f. Pemanfaatan dan peningkatan prasarana objek wisata agar dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat;

5. Bidang Pemerintahan dan Aparatur;
a. Memusatkan aktivitas pemerintahan Kabupaten pada Ibukota Gido;
b. Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Administrasi Pemerintahan lainnya yang cepat, tepat dan sederhana;
c. Pencapaian target opini Wajar Tanpa Pengecualian terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah;
d. Perluasan jangkauan pelayanan teknologi informasi dalam urusan pemerintahan;
e. Bersama dengan tokoh agama, tokoh budaya, tokoh pemuda, tokoh wanita dan tokoh masyarakat mendorong terjadinya perubahan yang pro pembangunan dan kesejahteraan masyarakat;
f. Penyediaan bantuan sosial bagi masyarakat penyandang kesejahteraan sosial. (Albert)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *