PT. SAGRAHA SATYA SAWAHITA Di Duga Menjadi Penyebab Penyebaran Covid -19 Membokar Muatan Di Depan Eks Polsek Rungkut Kec. Gunung Anyar Surabaya

Surabaya,Jurnalexpress.com Indonesia saat ini mulai di selimuti rasa ketakutan lagi dengan adanya covid-19 varian baru dengan sebutan varian delta, virus yang sudah hampir 3 tahun menggerogoti dunia ini kini mulai menunjukkan keganasannya dengan banyak memakan korban, di antaranya indonesia yang banyak sekali korban berjatuhan.

Hal ini tidak luput dari kecerobohan manusia itu sendiri, salah satu contoh kecerobohan yaitu yang di lakukan oleh Pihak Kedua PT SAGRAHA SATYA SAWAHITA di Jl.raya Jemursari nomor 2 D yang sudah menjalankan jasa pengangkutan pembuangan limbah rumah sakit malakukan kegiatan dengan suka hatinya, atau tidak memperhatikan aturan atau ketentuan yang sudah di buat pemerintah, pasalnya ditunjuk resmi oleh Kementrian Perhubungan PT SAGRAHA SATYA SAWAHITA melakukan pembongkaran muatan limbah dari rumah sakit untuk di pindahkan ke mobil pengangkut lain(fox)di tempat umum tepatnya di depan bekas kantor polsek rungkut surabaya yang sudah tidak di tempati.

Hari Kamis 17/6/ 2021 pukul 18.16 WIB PT SAGRAHA SATYA SAWAHITA mengangkut limbah d rumah sakit yang ada di jawa timur, di antaranya rumah sakit yang ada di jl Kh.M.kholil no.36 bangkalan madura, sedangkan dari madura sendiri sekarang sudah memasuki zona merah untuk kategori penyebaran covid-19.

Hal ini bermula saat team investigasi mengintai kegiatan yang di anggap rentan penyebaran covid-19 , saat intaian berlangsung datanglah dua mobil jenis L 300 dengan nomor polisi P 8690 UQ yang membawa limbah rumah sakit dari madura untuk di pindah muat ke truk box dengan nopol P 8428 UD untuk di bawah ke semarang guna di lakukan pengolahan atau pemusnahan, tetapi di sini pemindahan di lakukan di lingkungan padat penduduk tepatnya di EXS kantor Polsek Rungkut Jl.Kiai Abdul Karim wilayah rungkut Menanggal Kecematan Gunung Anyar Surabaya.

Mendapati kegiatan yang membahayakan tim investigasi mendatangi kegiatan tersebut dan mendatangi si sopir untuk menanyakan kegiatan pemindahan limbah dari rumah sakit, sopir saat di tanya langsung menghubungi bos dari PT SANDI PERKASA JASA melalui seluler, di sana ada Andi pihak yang mengaku bertanggung jawab dalam kegiatan tersebut.

Saat di konfirmasi kegiatan yang membahayakan itu andi menyampaikan bahwasannya dirinya masih di rembang jawa tengah

” sekarang saya masih rembang mas, besok sabtu silahkan ke kantor saya PT SANDI PERKASA JASA ” ungkap andi melalui seluler pada kamis, (17/06/2021)

Mendengar ungkapan andi tersebut tim investigasi mendatangi kantor yang sudah di tentukan oleh andi, tetapi sayangnya saat di temui di kantornya andi tidak memberikan jawaban apa pun terkait kegiatan bongkar muat limbah yang di lakukan pihaknya, bahkan andi coba menyuap awak media dengan memberikan amplop warna putih yang di duga berisi uang.

Merasa buntu dan tidak ada jawaban yang harus di pertanggung jawabkan tim investigasi akan melakukan pengaduan ke polda jatim dengan mengirim video dan foto yang di dapat dari kegiatan tersebut.(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *