DON’ WORRY BE HAPPY. Walau Engkau Seorang Diri Dalam Menegakan Prinsip Kebenaran


Lamongan Jurnalexpress.com
Dulurku kinasih senusantara.
Merinding tubuh ini, ketika mendengar kisah para tokoh yang berani menegakan sebuah prinsip kebenaran. Berkaca dari sejarah, ternyata orang-orang yang menegakan kebenaran adalah manusia-manusia yang memiliki prinsip diri dalam menapaki kehidupan. Mereka bukan kuat, mereka bukan berani, mereka bukan sakti. Tapi meraka tidak ingin hatinya terjajah dengan kesewenang-wenangan dan keangkara murkaan.

TEGAKAN KEBENARAN, jika engkau memiliki keberanian. Selemah lemahnya iman adalah diam dengan cara mendoakan. Jika memiliki keberanian maka tegakan kebenaran itu.

DULUR, MASIH INGAT PERISTIWA MUHARRAM 2017. Dimana ketua umum PSHT terpilih dari hasil perapatan luhur (MUBES) 2016 harus dilengserkan dengan tidak hormat dari sebuah rekayasa kasak kusuk dan strategi penghasutan yang dilakukan secara masif oleh pihak-pihak tertentu. Apapaun alasanya tentulah perbuatan itu sangat tidak elok dan mencederai rasa peseduluran.

Tentu ada mekanisme yang berlaku dalam pergantian ketua umum, ada tatanan aturan yang mengikat dalam sebuah organisasi, yaitu berlandaskan Ad/Art.

PSHT bukan organisasi kemaren sore dan juga anggota didalamnya pun bukan kumplan orang-orang bodoh yang tidak paham berorganisasi. Sejak 1951 PSHT sudah mengenal yang namanya berorganisasi bedasarkan Ad/Art. Cikal bakal PSHT berdiri sejak tahun 1922 di prakarsai bapak Ki Hajar Harjo Utomo.

Ironis sekali melihat pemandangan yang ada. oknum pimpinan daerah (oknum ketua cabang) yang notabene wakil dari ribuan anggota didaerah. Tanpa pernah kompromi atau meminta saran pertimbangan/urun rembuk dalam mengambil sebuah keputusan. Malahan mereka para oknum ketua cabang tersebut ujug-ujug ikut handil dalam menggulingkan pucuk kepemimpinan ketua pusat. Harusnya sebagai pimpinan didaerah, mereka berhati hati dalam menyikapi konflik yang sengaja dibuat ditingkat elit pusat karena suatu kepentingan dengan menghalalkan segala cara.

Sebenarnya, dalam menyikapi dinamika ini. Berpikirnya sangat sederhana sekali. Jika memang benar ketua umum melakukan kesalahan yang merugikan atau mencemarkan nama baik organisasi. Maka silahkan dilaporkan dan digugat kepengurusannya. Dibuktikan secara hukum melalui jalur yang mengaturnya.
Jika memang TERBUKTI maka sepantasnya lah untuk di reshuffle kepengurusan tersebut sesuai mekanisme yang ada. Bukan asal main ganti tanpa aturan.

Pertanyaanya ?

Apakah sudah ada PEMBUKTIAN yang dilakukan, jika memang ketua umum dan jajaran kepengurusannya bersalah ?

LOGIKA BERFIKIRNYA jika memang ketua umum melakukan kesalahan yang prinsip. Tentu semua anggota PSHT akan sepakat mendepak ketua umum dan kepengurusannya. Tapi Kenyataannya masih banyak dulur PSHT yang mencintai kang mas Dr. Ir. H. Muhammad Taufik, SH, M.Sc sebagai ketua umum PSHT dan kang mas Ir. RB. Wiyono sebagai majelis luhur. Beliau berdua selama ini mendedikasikan dirinya untuk kejayaan organisasi PSHT. Tapi apa balasanya. Mereka di KUDETA dengan aksi kasak kusuk tanpa dasar.

Apakah pengurusan PSHT hasil parluh 2016 cacat hukum ?

Sampai detik ini tidak ada satu pembuktian pun secara resmi dari pemerintah yang dapat membatalkan kepengurusan PSHT tersebut.

Pertanyaanya?

sebaliknya saudaraku, jika ada perbuatan/pelaksanaan MUBES 2017 apakah yang menjadi dasar hukumnya?
Padahal sudah jelas kepengurusan awal (Mubes 2016) masih sah dan legal dimata hukum.

Saudaraku, yang namanya kebenaran tidaklah mesti dianut oleh orang banyak.

Meskipun seorang diri dalam menggenggam kebenaran. Tidak perlu berkecil hati ketika kita hanya bersendirian dalam memegang prinsip kebenaran, walau lainya berbeda sudut pandang.

Saudaraku kinasih

Dalam memegang sebuah prinsip. Kita akan terasa asing atau bisa jadi diasingkan dari khalayak umum. Dimusuhi dan dijauhi. Itu semua sudah menjadi lika liku dalam menegakan kebenaran. Namun itu semua begitu indah rasanya, jika kita memegang prinsip diri.

YAKINLAH kebenaran akan mencari jalannya sendiri dengan ridho ilahi.

SAVE PSHT
PSHT berpusat di Madiun – Indonesia
SAVE PERSAUDARAAN YG KEKAL ABADI

#SAVE_PSHT
#PSHT
#PERSAUDARAAN_SETIA_HATI_TERATE
KACAB PSHT LAMONGAN
M SUPRIYONO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *