Di duga Mark-Up Pembangunan Peninggian Jalan Desa Tanggungan Di Soal Warga

Bojonegoro- JurnalExpress.com –Sejak bergulirnya Dana Desa( DD) hampir diseluruh Nusantara, pemdes gencar melaksanakan pembangunan terutama pembangunan infrastruktur desa. Untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga dan untuk setiap tahunnya pemerintah menargetkan alokasi Dana Desa selalu meningkat.

Begitu juga dengan kehadiran Undang – Undang nomor 6 Tahun 2014, banyak membuat perubahan dalam pelaksanaan pembangunan desa, atas Undang – Undang tersebut Desa diberikan kewenangan untuk merencanakan dan mempertanggung jawabkan anggaran secara mandiri.
Tentunya dengan pembangunan infrastruktur yang berkwalitas.

Namun lain halnya pembangunan infrastruktur peninggian di jalan poros desa yang dikerjakan di Desa Tanggungan RT 05/RW 06, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro. Dimungkinkan minimnya pengawasan hingga diduga mark-up anggaran.( 09/05/2021).

Proyek yang bersumber dari DD tahun 2021 dengan volume panjang 116 M, lebar 4,25 m dan ketebalan 0.30 M, menelan anggaran sebesar Rp 24.985.000 tersebut diduga ada markup pada penyerapan anggaran.

Seperti yang diutarakan salah satu warga yang enggan disebut namanya bahwa untuk pekerjaan peninggian jalan tersebut masih belum maksimal mengingat anggaran yang tertera pada papan informasi dengan fakta di lapangan pada kenyataanya jauh berbeda.

Mungkin kalau taksiran saya kurang lebih hanya 10 dump truck saja yang direalisasiakan ” ucap Warga .

Selain itu, proyek tersebut dinilai sengaja di tinggikan anggaranya sehingga kuat dugaan terjadinya pengelembungan (Mark Up) anggaran ” Tambahnya.

Melalui telepon What shapp saat dikonfirmasi oleh tim, Kepala Desa Tanggungan Ghofur mengatakan peninggian jalan poros sudah sesuai RAB dan sudah di tinjau oleh pendamping kecamatan,” akunya.

Hingga berita ini ditayangkan diharapkan ada tindak lanjut dari intansi terkait .
( Tim / Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *