Kunjungan Pendeta Papua Di Yayasan Yatim Piatu Dan Duafa Al Kahfi, Bukti Ragam Silaturahmi Kebhinekaan Indonesia

Malang,Jurnalexpress.com- Jalinan silaturahmi adalah bentuk sebuah itikad baik persaudaraan yang di dasari dengan ketulusan untuk lebih dekat menjalin persahabatan dan persaudaraan. Dan hal tersebut tidak memandang ras,suku,agama dan golongan. Hal ini di buktikan dengan hadirnya seorang pendeta wanita dari Papua bernama Amelia dan rekanya David Kristian Tumbeleka di sebuah Yayasan Yatim Piatu dan Duafa Al Kahfi di Jalan Tanjung,RT 05/RW 07 Tanjung – Banjararum, kecamatan Singosari Malang pada tanggal 23/04/21.

Dalam acara silaturahmi tersebut hadir juga Ketua Harian Yayasan Al Kahfi Rofiq dan semua pengurus yayasan, anak anak Yatim Piatu yang berkisar 15 orang/ siswa TPQ.
Dalam jalinan silaturahmi tersebut ditampilkan beberapa acara yang pastinya berkisar seputar arti kebhinekaan dengan tampilan boneka,di maksudkan agar anak anak Yatim Piatu tersebut tidak bosan dan cerita mudah di cerna dan dimengerti.

Dalam kunjungan tersebut Pendeta Amalia yang berasal dari Papua menggunakan pakaian adat Papua. Kedua pendeta tersebut berkesempatan memberikan hiburan cerita boneka dengan tema Kerukunan Hidup Sesama Tetangga dalam Bingkai Persatuan dan Kebhinekaan Tunggal Ika. Pengurus dan anak Yatim/ siswa TPQ merasa terhibur. Dalam penyampaian alur cerita dan bahasa dalam cerita tersebut tidak di temukan kalimat yang intoleransi, semua dengan bahasa yang lugas dan dapat di mengerti oleh anak anak. Setelah acara tersebut kedua pendeta memberikan tali asih sebagai kenang kenangan dan itu disambut dengan baik oleh ketua pengurus Yayasan Al Kahfi.

Kunjungan dan jalinan silaturahmi tersebut adalah proses penggalangan petugas sebagai etalase/ wadah, bahwa di Malang Raya kerukunan hidup antar umat beragama dan suku, khususnya warga Papua tidak ada masalah, baik muslim ataupun non muslim semua guyup rukun. Kelompok muslim bisa menerima silaturahmi dari warga asal Papua, sekalipun berbeda Suku dan agama.
Dari berita tersebut diatas dapat kita petik,bahwa Negara Indonesia adalah Negara dengan Kerukunan Hidup yang menjunjung nilai Persatuan dan Kesatuan Bangsa tanpa adanya perbedaan.
( Pri / Er )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *