Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Hadiri Panen Raya Padi Di Desa Besur Sekaran


Lamongan Jurnalexpress.com-Padi merupakan makanan pokok bagi masyarakat Indonesia. Lamongan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang merupakan Lumbung Pangan Penghasil Padi terbesar Pertama di Jawa Timur dengan produksi 886.060,99 ton atau setara dengan beras 508.993,90 ton. Di susul kabupaten Ngawi dengan produksi 837.773,15 ton setara dengan beras 481.255,17 ton di th 2021.

Bahkan Kabupaten Lamongan masuk dalam daftar lima besar penyumbang padi terbesar tingkat Nasional.
Hal tersebut disampaikannya Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan (TPHP) Sujarwo saat Panen Raya Padi MTS Pasbesur di Desa Besur Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan Jawa Timur, Selasa (6/4/2021).

Menurut Sujarwo , hal tersebut harus dipertahankan bahkan harus ditingkatkan, oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas TPHP membuat inovasi Manajemen Tanaman Sehat Padi Sehat Beras Super (MTS Pasbesur).
“MTS Pasbesur pada tanaman padi adalah sistem pertanian padi berbasis pengelolaan tanaman terpadu, ramah lingkungan dan menghasilkan produk yang sehat dan berkualitas. Diawali dengan membuat percontohan budidaya MTS Pasbesur di kawasan inti yakni di Desa Besur Kecamatan Sekaran,” terangnya.

Nantinya tambah Sujarwo budidaya MTS Pasbesur akan dikembangkan di 6 kecamatan wilayah Kabupaten Lamongan. Diantaranya Kecamatan Sekaran, Kalitengah, Deket, Glagah, Karangbinangun, dan Karanggeneng.

“Enam kecamatan ini yang dilintasi oleh Bengawan Solo sehingga pengairan dapat dilakukan sepanjang tahun,” bebernya.
Sujarwo menjabarkan bahwa MTS Pasbesur ini akan menghasilkan padi yang sehat dan berkualitas karena didukung dengan pemilihan bibit unggul, penggunaan pupuk organik, sarana infrastruktur irigasi, alsintan modern dan pengendalian hama yang baik.

“Pada MTS Pasbesur padi percontohan ini penggunaan pupuk kimia berkurang 50 persen karena mengoptimalkan pemupukan berimbang terutama penggunaan pupuk organik, serta pengendalian hama dengan cara alami seperti refugia dan menggunakan Rumah Burung Hantu (Rubuha) dengan jumlah total 350 rubuha di Kecamatan Sekaran dan untuk di Desa Besur sebanyak 20 rubuha sehingga padi yang dihasilkan lebih sehat dan berkualitas,” tambah Sujarwo.

Sementara itu Bupati YES bersama Wakil Bupati Abdul Rouf yang hadir mengikuti acara panen raya tersebut mengapresiasi inovasi yang telah dilakukan dalam bidang pertanian tersebut. Bupati akan mendorong sertifikasi beras sehat berkwalitas sesuai standar Nasional.

“Kuantitas sudah bagus bahkan masuk lima besar lumbung padi nasional, yang harus ditingkatkan selanjutnya yakni kwalitas,” ujarnya.

Bupati YES mengapresiasi MTS Pasbesur ini karena selain dapat meningkatkan produksi padi juga dapat meningkatkan kwalitas padi menjadi lebih sehat dan berkualitas.

“Untuk selanjutnya akan didorong untuk mencapai sertifikasi beras sehat berkualitas sesuai standar Nasional Indonesia. Harapannya agar produk ini mampu bersaing di pasaran dan dicari banyak pembeli,” ungkap Bupati YES.

Bupati YES melanjutkan sebelumnya Gubernur Khofifah telah meninjau penggilingan padi di Kabupaten Lamongan untuk memastikan surplus beras guna meyakinkan pemerintah pusat tidak perlu melakukan import beras.

“Saat ini harga beras sedang anjlok, semoga apa yang sebelumnya diperjuangkan dapat tersampaikan ke pemerintah pusat sehingga kebijakan tersebut bisa membuat harga beras terkontrol dan kesejahteraan petani terjamin,” ujar YES.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Dinas TPHP penerapan MTS Pasbesur produktivitas padi yang sebelumnya 7,13 ton per hektar naik menjadi 7,58 ton per hektar, bahkan untuk di kawasan percontohan di Desa Besur produktivitasnya mencapai 7,86 ton per hektar.

Sedangkan Luas Tanam Padi tahun 2021 sampai dengan saat ini seluas 91.646 hektar dengan luas panen 56.820 hektar dengan total produksi 430.696 ton GKG yang menghasilkan 275.000 ton beras. Untuk di Ke Kecamatan sekaran Seluas panen 1035 Hektar dan di Desa besar Seluas 108 Hektar,
(Tiem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *