Ansor Bangil Turut Sukseskan Program Vaksinasi Covid-19

Pasuruan – Ikhtiar bersama mengatasi Pandemi covid-19 terus dilakukan oleh Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Bangil.

Setelah serangkaian kegiatan sosial seperti pembagian Bansos, Penyemprotan disinfektan dan edukasi publik, pagi ini Kamis (11/03/2021) Banom anak muda NU itu turut mensukseskan program vaksinasi covid-19.

Agenda vaksinasi yang berlangsung di Graha PCNU Bangil tersebut selain diikuti oleh jajaran Badan Pengurus Harian (BPH) PC GP Ansor Bangil juga diikuti oleh jajaran Syuriyah, Tanfidziyah dan pimpinan Lembaga serta Banom di lingkungan PCNU Bangil.

Hasan Ubaidillah selaku sekretaris PC GP Ansor Bangil yang turut dalam program vaksinasi menjelaskan bahwa sudah menjadi jiwa kader Ansor untuk taat kepada Allah dan Rosul-Nya serta Ulul Amri dalam Hal ini Pemerintah yang mengeluarkan kebijakan vaksinasi.

“Pemerintah sudah Jelas untuk menjawab Permasalahan Pandemi Covid-19 ini ada Instruksi Melakukan vaksin dan ini selaku muslim yang beriman merasa terpanggil untuk melaksanakan instruksi dari Pemerintah dan PBNU yg dilaksanakan oleh PCNU Bangil” Jelas Hasan Ubaidillah.

Lebih lanjut Hasan Ubaidillah yang datang mewakili Ketua PC GP Ansor Bangil H. Saad Muafi menjelaskan tentang proses vaksinasi yang berjalan dengan lancar dan mendapatkan antusiasme dari Keluarga besar Pengurus PCNU Bangil.

“Alhamdulillah Respon dari seluruh Pengurus PCNU Bangil dan juga Lembaga serta BANOM yg ada di naungan PCNU Bangil respon baik untuk mengikuti Vaksinasi sampai menunggu Hasil Sertifikat Vaksinasi yg nantinya akan ditunjukkan pada pelaksanaan vaksin yang berikutnya” Terangnya.

Atas nama PC GP Ansor Bangil, dirinya menghimbau kepada masyarakat khususnya warga NU untuk turut serta mensukseskan program vaksinasi covid-19.

“Kami atas nama PC GP Ansor Bangil menghimbau kepada masyarakat mari kita sukseskan Program Pemerintah dalam mencari jalan keluar dari Pandemi Covid-19 dengan melakukan Vaksin dan jangan Percaya atas Berita yang Kurang Di pertanggungjawaban kan (HOAX) terkait Program memutus Covid-19 dengan Vaksinasi” Pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *