Perseteruan Antara Media Dan Angota DPRD Bangkalan Berujung Damai

Bangkalan-Jurnanlexpress.com Dalam agenda pertemuan untuk menyelesaikan miskomunikasi antara media dengan anggota DPRD kabupaten Bangkalan pada akhirnya dapat menemukan solusi terbaik dan berujung damai.Kamis 21 januari 2021 miskomunikasi antara anggota DPRD Komisi B Bangkalan dengan media Pelopor damai berakhir secara kekeluargaan.

Turut di hadiri para sesepuh dari tiga desa, di salah satu rumah makan (RM) Suramadu jalan Tangkel no 01 Burneh pada selasa malam tanggal 19-01-202 Jam 19 : 00 Wib, menemukan solusi terbaik,dan sepakat berdamai dan diakhiri dengan acara makan-makan direstoran tersebut.

Pertemuan di hadiri oleh H. Rokib anggota DPRD Bangkalan dari fraksi PDIP,H. Syamsul Arifin Anggota DPRD Bangkalan dari Gerindra, Kepala Desa Langkap M.Jupri, kepala Desa Rabesen M.Ilyas, kepala Desa Jambu H. Salom juga para sesepuh dari tiga Desa.

Awalnya kekisruhan antara Pers Biro Bangkalan dan DPRD Bangkalan ramai di perbincangkan di Jawa Timur dan menuai pro dan kontra antar Pers dan DPRD yang berujung pengaduan oleh Abdulsalam warga dusun Rabesan Barat desa Parseh kecamatan Socah Bangkalan ke Polres Bangkalan. Tertanggal 15 Januari 2021 oleh kanit penyidik Satreskrim Bripka Agus Setyawan.

Saat di klarifikasi Media Pelopor menanyakan permaslahan pelecehan profesi jurnalistik tentang UUD Pers 1999 yang terjadi di Kabupaten Bangkalan Madura.
Informasi selanjutnya pihak pimpinan redaksi Pelopor menyampaikan masalah sudah selesai,kabiro dan korwil pelopor yang menyelesaikan bersama tokoh masyarakat. ( Team )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *