Prawita GENPPARI Cetak 15 Jurnalis Kepariwisataan Angkatan I

Prawita GENPPARI Cetak 15 Jurnalis Kepariwisataan Angkatan I

 

Bandung | Jurnalexpress.com- ” Indonesia sesungguhnya merupakan negara yang memiliki keragaman potensi wisata yang sangat luar biasa, baik itu terkait dengan keindahan alam, seni, budaya maupun aneka produk kreatif produk unggulan desa. Namun demikian fakta menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum mengetahuinya karena berbagai keadaan. Salah satunya adalah minimnya kuantitas dan kualitas travel jurnalis Indonesia dalam menuliskan berita – berita berbagai keindahan ornamen alam Indonesia. Untuk itulah diperlukan adanya pembekalan dasar bagi para calon travel jurnalis yang tertarik agar mampu menulis suatu berita perjalanan yang menarik “, ujar Ketua Umum Prawita GENPPARI Dede Farhan Aulawi di Bandung, Minggu (10/1). Hal itu ia ungkapkan setelah selesai memberikan pelatihan tersebut yang diberikan secara gratis alias free of charge.

 

Selanjutnya Dede juga menjelaskan bahwa bila merujuk pada literatur akademik dari Department of Mass Communication University of North Carolina USA, Birmingham City University dan beberapa perguruan tinggi ternama dunia lainnya di bidang jurnalistik, maka ada standar materi yang harus diberikan bagi para calon jurnalis kepariwisataan. Oleh karena itu, pelatihan ini sudah sesuai dengan silabus yang ditentukan, meskipun waktunya dipersingkat. Ujarnya.

 

Prawita GENPPARI sebagai organisasi para pegiat pariwisata, seni, budaya dan para pengrajin UMKM memiliki komitmen yang kuat untuk membekali insan – insan kepariwisataan dengan berbagai ilmu yang relevan. Hal ini dimaksudkan agar kompetensi SDM kepariwisataan bisa terpenuhi. Bukan sekedar ilmu pengetahuan saja, tetapi juga harus mampu mengimplementasikannya dalam memajukan pariwisata Indonesia. Tegas Dede.

 

Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan pembekalan ilmu dan keterampilan di bidang jurnalistik, terutama jurnalistik kepariwisataan. Hal ini juga sejalan dengan program pemerintah yang ingin menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan yang mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan negara. Terlebih di tengah situasi pandemi covid 19, maka pemulihan ekonomi masyarakat juga menjadi sangat penting.

 

Pada pelatihan ini, silabus yang dibahas adalah :

– Pengertian dan ruang lingkup Travel Jurnalism

– How to Write a Headline

– Mencari Berita

– Konsep Dasar Berita

– Berita dan Opini

– Cara Menulsi Berita

– Praktek Menulis Berita selaku Travel Jurnalist

 

Jadi dengan merujuk pada silabus di atas, maka pelatihan ini bukan hanya teori saja, melainkan juga harus melaksanakan praktek lapangan dengan menulis dan mempromosikan potensi – potensi wisata di daerah. Sebab hanya dengan praktek lapangan, keterampilan dalam menulis berita bisa berjalan dengan lancar.

 

” Semoga pelatihan ini bisa memberikan manfaat demi kemajuan pariwisata Indonesia. Ke depan tentu masih ada pelatihan – pelatihan kembali karena PRAWITA GENPPARI menyadari sekali pentingnya kualitas SDM untuk meningkatkan daya saing bangsa di tengah kompetisi internasional “, pungkas Dede.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *