Curi Gabah, Buruh Genteng Dibekuk Polsek Kediri

Kediri Jurnalexpress.com
Hermanto, 35, asal Dusun Sumur, Sukosari, Tabanan digiring ke Polsek Kediri setelah melakukan pencurian gabah di sebuah tempat penjemuran gabah milik KUD Nyitdah, di Banjar Antugan, Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri, Tabanan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa itu bermula ketika Senin (30/11) sekitar pukul 08.99 Wita korban I Nengah Sabuh, 65, alamat Banjar Suda, Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri, Tabanan, bersama anaknya I Wayan Diani Antari dan I Nyoman Widana menjemur gabah di penjemuran gabah milik KUD Nyitdah sebanyak 36 kampil atau karung.

Setelah dijemur selama 3 hari, pada Rabu (2/12) sekitar pukul 15.00 Wita, korban mengecek gabahnya. Ternyata gabah tersebut berkurang menjadi 28 kampil.

Kemudian pada hari Jumat (4/12), korban bersama anaknya kembali menjemur gabahnya dan gabah jenis ketan di tempat yang sama. Namun keesokan harinya pada hari Sabtu (5/12) sekitar pukul 06.00 Wita, saat korban mengecek gabahnya, ia melihat kondisi penutup gabah berubah dan terdapat bekas ceceran gabah. Atas kondisi tersebut, korban curiga ada yang telah mencuri gabahnya dan memutuskan melapor ke Polsek Kediri. Adapun total kerugian yang dialami korban pertama sekitar Rp 1.920.000, kemudian yang kedua sekitar Rp 780.000, sehingga kerugian seluruhnya sebesar Rp 2.700.000.

Atas laporan tersebut, Kapolsek Kediri Kompol I Gusti Nyoman Wintara menerangkan, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan di lapangan. Dimana ditemukan bekas ceceran gabah yang mengarah ke sebuah tempat pembuatan genteng di sebelah selatan TKP. “Berdasarkan informasi tersebut kami kemudian mengamankan seorang buruh pembuat genteng bernama Hermanto. Hari itu juga kita giring ke Mapolsek Kediri,” ujarnya, Minggu (6/12).

Setelah diinterogasi, Hermanto mengakui telah mencuri gabah yang dijemur oleh korban di tempat penjemuran gabah milik KUD Nyitdah. “Pelaku dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencuriam dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” imbuhnya.

Bersama pelaku pihaknya juga turut mengamankan 8 buah kampil gabah dan 1 buah tangga kayu. “Saat ini pelaku masih kami mintai keterangan di Mapolsek Kediri,” tandasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *