Terkesan Sembunyikan Besaran Dana Rehab, MI Roudhatul Ulum Gedangan-Sukodadi Tak Pasang Papan Informasi

Lamongan Jurnalexpress.com
Beberapa sekolah Dasar Negri dan Swasta yang mendapatkan dana rehab anggaran dari APBD 2020 Kabupaten Lamongan,mulai berlomba dengan waktu guna penyelesaian proyek rehab ataupun pembangunan total.
Seperti di desa Gedangan Sukodadi. Rehab total yang di lakukan oleh MI Roudhatul Ulum pengerjaan proyek total dengan anggaran senilai 300 juta dengan pembangunan yang di kerjakan meliputi 3 ruang belajar. Syafi’i selaku kepala sekolah ( kepsek ) ketika di konfirmasi di kediamannya dusun Gempol desa Gedangan- Sukodadi mengatakan, semua proyek di lakukan dan di tangani oleh komite sekolah yakni H.Rofik seorang guru aktif yang mengajar di SMPN Kembangbahu.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Permendikbud ) Nomor 75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah telah di jelaskan.
” Dalam aturan yang baru,pejabat maupun guru tidak diperkenankan menjadi pengurus komite”.

Berdasarkan Permendikbud yang baru itu,anggota komite sekolah tidak boleh berasal dari guru di sekolah setempat yang sebelumnya di bolehkan.Bahkan anggota DPRD atau pejabat pemangku kepentingan,misal kades,camat atau lainya juga dilarang.

Ketika di tanya wartawan media ini tentang papan informasi proyek yang belum di pasang, kepsek MI Roudhatul Ulum Syafi’i mengatakan belum ada anjuran dari Dinas untuk itu. Dan ketika di tanya besaran dana rehab total ini Syafi’i terdiam,seakan berfikir. Padahal papan informasi baik itu proyek bangunan kabupaten ataupun sekolah harus menyediakan dan memasang papan informasi. Gunanya adalah sebagai Transpartasi,Akuntabilitas,dan partisipasi yang merujuk di dalam UU Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan publik. ( Pri/Er )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *