Civil Society Banyuwangi Bersikap, Minta DPRD Usut Foto Asusila Mirip Bupati Banyuwangi

Banguwangi – Munculnya foto tidak  senonoh mirip bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memantik reaksi keras dari publik bumi blambangan.

Yayasan Madani (masyarakat adil dan makmur) dan Banyuwangi Coruption Watch (BCW), diantara dari element civil society yang bereaksi atas kejadian memalukan tersebut. P

Dua lembaga yang berkantor di Desa/ Kecamatan Sempu itu spontan mengajukan hearing ke DPRD Banyuwangi, pada Senin kemarin (23/11).

“Kita ingin kejelasan, apakah foto itu benar Bupati Anas atau bukan. Karena kemunculan foto itu telah mencoreng nama baik daerah, mencoreng nama baik masyarakat banyuwangi, jadi harus diungkap gambar itu benar atau tidak,” Jelas Masruri, Ketua BCW, Selasa (24/11).

Menurut Masruri, DPRD Banyuwangi harus bersikap  terkait kemunculan foto tidak senonoh mirip Bupati Anas. Hal tersebut sebagai bukti bahwa wakil rakyat benar-benar cinta daerah dan amanah kepada rakyat.

“Harapan kami, kemunculan foto tidak senonoh mirip Bupati Anas ini tidak dikaitkan dengan Pilkada atau disebut sebagai kampanye hitam. Itu tidak ada kaitanya, pak anas bukan paslon, pak anas itu kepala daerah, dan kemunculan foto tidak senonoh mirip pak Anas jika tidak diungkap bagaimana kebenaranya, dikhawatirkan akan mencoreng nama daerah, nama baik masyarakat Banyuwangi,” jelasnya.

Mengungkap foto tidak senonok mirip Bupati Anas, menurut Masruri wajib segera dilakukan. Karena gambar yang bikin heboh itu juga muncul di website https://emonevdpmptsp.kemendagri.go.id/, dan telah beredar luas. Juga muncul dalam pemberitaan portal media online dan menjadi pergunjingan publik.

“Yang ada dalam foto itu mengarah pada seseorang yang memiliki jabatan penting di Banyuwangi yang jelas jelas akan memiliki dampak luas di tengah tengah masyarakat. Dan apalagi beritanya sudah beredar di media sosial antara lain dimuat di Berita Baru Jatim tanggal 22-11-2020 dengan judul berita : Portal Kemendagri Diretas, Foto Syur pejabat beredar” Tegasnya.

Maka sehubungan dengan hal diatas dirinya selaku civil society Banyuwangi ikut merasa prihatin atas beredarnya foto yang tidak senonoh tersebut karena menyangkut bupati Azwar Anas yang tentunya menjadi panutan masyarakat banyak.

“Dan oleh karena itu kami menginginkan kejelasan yang sejelas jelasnya atas kebenaran foto tersebut dalam arti foto asliataukah hanya editan,” tambah Masruri.

Sebagai tambahan informasi, surat pengajuan hearing dari Yayasan Madani dan BCW sudah masuk ke sekretariat DPRD Banyuwangi pada Senin kemarin (23/11).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *