Pengobatan Alternatif Di Desa Kedunglerep Modo, Patut Di Apresiasikan dengan Jempol

Lamongan Jurnalexpress.com
Pengobatan alternatif yang di lakukan oleh kepala desa ( kades ) Kedunglerep Modo awalnya hanya ingin membantu secara sederhana di lingkungannya.Tetapi semakin hari dengan ketrampilan ini ternyata banyak pasien berjodoh.Akibatnya banyaknya orang berduyun duyun mengobati penyakitnya di rumah kades Kedunglerep Supriyadi.

” Ketrampilan ini awalnya saya belajar dari seorang yang saya anggap Guru,saya coba untuk mengobati pasien di lingkup sanak keluarga,lalu menjalar ke masyarakat sekitar desa saja, alhamdulillah banyak yang berjodoh dan dari luar desa juga luar kecamatan datang berobat ke sini mbk,” tuturnya kalem.
Di tambahkan kades Supriyadi bahwa meskipun kini pasienya banyak tidak akan mengurangi ataupun tidak sampaimengurangi aktifitas pekerjaan sebagai kepala desa Kedunglerep.Tetap dengan porsi yang sama,menerima pasien di jam pagi 06.00 – 09.00 baru setelah itu pergi menjalankan tugas sebagai kepala desa di kantor balai desa.

Adapun penyakit yang insya Allah dapat di tangani adalah mulai penyakit ringan,sedang dan berat.Seperti stroke,urat terjepit,varises,lumpuh,kaki mengecil,tidak mampu berjalan,kepala kaku,kesemutan,kolesterol dll.
Tak pernah meminta dengan tarif tinggi.Menurut pengakuan kades Kedunglerep Supriyadi yang pertama adalah pasien merasa nyaman,percaya,dan berhasil terobati.
(Supri/er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *