SATPOL PP GENCAR LAKUKAN OPRASI DI BOJONEGORO

Bojonegoro,Jurnalexpress.com
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro, pada Rabo Malam (04/11/2020).
berhasil mengamankan pasangan yang bukan suami istri yang didapati di duga berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK), dari sebuah warung remang-remang di kawasan jl.pondok pinang juga tempat kos Desa sukorejo Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro
Jawa Timur.

,”Kabid (TIBUM dan TRANSMAS) Pemkab Bojonegoro’
Beny Subiakto, S.STP.MM.kepada Media pihaknya mengungkapkan bahwa diamankan, kelima oranng yang bersangkutan tersebut,dibawa oleh petugas ke Kantor Satpol PP Bojonegoro untuk dilakukan pembinaan serta dilakukan pemeriksaan
Lebih lanjut para pelaku yang di amankan tersebut berinisial.
EL Kecmatan Tambakboyo kabupaten Tuban.
AL.Perempuan 43 tahun Kecamatan Bojonegoro kabupaten Bojonegoro.
KH. 24 Tahun Kecamatan Ciwastra kabupaten Bandung Jawa Barat.
KH.34 Tahun
 Kecamatan Soko kabupaten Tuban.
MA.50 Tahun
Kecamatan Sukosewu kabupaten bojonegoro.
DM.31 Tahun
Kecamatan Soko kabupaten Tuban WD. 44 Tahun
  Kecamatan Sukomoro kabupaten Nganjuk.
Dan RM pemilik warung 46 Tahun
  Kecamatan Bojonegoro kabupaten bojonegoro.

Selanjutnya yang bersangkutan kita bawa ke Kantor Satpol PP untuk pembinaan dengan membuat surat Pernyataan dan kita panggil keluarga masing-masing dan untuk yg Wts dan Pemilik warung kami ajukan sidang tipiring,”
ungkapnya.

Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Aparatur, Satpol PP Bojonegoro, Beny Subiakto SSTP MM, kepada awak media ini Senin (4/11/2020) malam. membenarkan bahwa pihaknya pada Rabo malam (4/11/2020). menggelar operasi cipta kondisi atau razia tempat kos juga warung remang- remang di duga tempat prostitusi yang berada di wilayah Kecamatan kota bojonegoro Kabupaten Bojonegoro.

Beny menjelaskan kelima pelaku tersebut selanjutnya dibawa petugas ke Kantor Satpol PP Bojonegoro untuk dilakukan pembinaan serta dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Masih menurut Beny, bahwa pihaknya secara berkala akan terus melaksanakan razia pemberantasan penyakit masyarakat (pekat), salah satunya adalah adanya praktik prostitusi. Pihaknya juga berharap adanya peran dari masyarakat untuk melaporkan kepada petugas, manakala di wilayah bojonegoro diindikasikan adanya praktik-praktik prostitusi.

“Kami akan terus lakukan operasi guna memberantas penyakit masyarakat di Kabupaten Bojonegoro,” Ucap Beny.(mbah brahem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *