3 Pengedar Sabu Sabu Diringkus Satreskim Kediri Kota

KEDIRI Jurnalexpress.com
Pada hari Minggu 11 Oktober 2020 sekira jam 16.00 Wib, unit Reskrim Polsek Kediri Kota, telah melakukan penangkapan pelaku yg Tanpa hak dan tanpa keahlianya menyimpan dan mengedarkan sediaan farmasi atau obat keras jenis doble L dan narkotika jenis sabu-sabu sbb :

Sebelumnya pelapor Andri vektor moren serta saksi Dendy Nugroho dan Syarifal Ibrahim(35) selaku anggota Unit Reskrim Polsek Kediri Kota mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku Febri prasetyo telah mengedarkan obat keras jenis doble L, kemudian melakukan penyelidikan ternyata benar dan melaporkan kpd pimpinan, selanjutnya pada hari Minggu tgl 11 Oktober 2020 sekira pukul 16.30 wib dilakukan penggeledahan terhadap pelaku Febri prasetyo dan ditemukan barang bukti di rumahnya berupa15 (lima belas) butir pil doble L yg dibungkus bekas rokok surya, kemudian dikembangkan bahwa pelaku a mendapat barang dari pelaku Muhamad Bahrudin, dan dari pelaku (MB) ditemukan barang bukti berupa pil doble L dan sabu- sabu, serta seperangkat alat isap sabu dan bong dan dikembangkan lg ke pelaku Rahmad Aminullah(ra) dan dari pelaku (ra)ditemukan bb pil doble L dan sabu-sabu, selanjutnya ketiga pelaku dan BB dibawa ke Mapolsekta utk proses lebih lanjut.

Dari pelaku (fp)disita brg bukti berupa 15 butir pil doble L. dan dari pelaku Mumammad Bahrudin disita brg bukti berupa : 226 butir pil doble L, satu paket sabu- sabu berat kotor 0,18 gram, seperangkat alat isap(bong), skop terbuat dari sedotan, uang tunai Rp.410.000, satu unit hp Realme warna hijau.
dari pelaku Rahmad Aminullah ditemukan brg bukti berupa : 960 butir pil doble L, 4 paket sabu-sabu dg berat kotor 3,93 gram, 7 paket paket hemat sabu2 berat kotor 1,48 gram, 2 paket supra berat kotor 0,61 gram, 1 unit hp merk real me warna hitam biru, uang tubai Rp.752.000., 1 bungkus plastik klip kosong, 1 buah dos book oppo utk menyimpan barang2 tsb, 1 unit sepeda motor Honda Vario 150 warna Hitam dengan Nopol AG 2910 CN, tas warna coklat merk Asttin.

Ketiga tersangka Febri prasetyo melanggar Pasal 196 ayat (1) jo 98 ayat (2) UURI NO.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,
tersangka Muhamad Bahrudin 196 ayat(1) jo psl 98 ayat(2) UU no.36 tahun 2009 ttg kesehatan, dan pasal 114 subs 112 UU nom35 tahun 2009 ttg Narkotika dan tersangka Rahnad Aminullah melanggar psl 196 ayat (1) jo 98 ayat(2) UU no.36 thn 2009 ttg kesehatan dan psl 114 subs 112 uu no.35 thn 2009 ttg Narkotika, (supri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *