Tak Pandang Bulu Pendiri Berkas Bersinar Babat, Rawat Tuna Wisma Yang Hampir Telanjang

LAMONGAN –Jurnalexpress.com
Aipda Purnomo, anggota Polsek Babat menemukan seorang pria setengah telanjang di pinggir jalan daerah Karang Kembang, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan pada hari jumat malam (25/09/20 ).
Pria tersebut kata Aipda Purnomo, ditemukan di pinggir jalan dengan posisi sedang tertidur.
Purnomo menjelaskan, bahwa sebelumnya pria tersebut semula tidak telanjang. Tadinya ia hanya memakai celana, namun ia melepas celananya untuk menutup luka di tangannya.
“Si masnya tadi pakai celana saja, namun karena tangannya berdarah dan ndak ada yang nolong sehingga celananya dipakai untuk membersihkan darah yang terus mengalir dari tangannya,” ungkap Aipda Purnomo kepada wartawan Jurnalexpress.com pada minggu ( 27/09/20 ).

Rupanya lanjut Purnomo, pria tersebut usai terpeleset dan membuat tangannya terluka. Ia pun menggunakan celananya untuk menutup lukanya, namun itu terpaksa hingga membuatnya menjadi telanjang dan orang sekitar menganggap dirinya orang gila.

“Jadi saat bertemu saya si mas, saya lihat tertidur. Ternyata saat itu terpeleset dan jatuh sehingga tangannya berdarah. Namun tidak ada yang membantu karena takut dianggap orang gila, sehingga celannya dipakai tali. Setelah telanjang semakin dianggap orang gila sehingga diusir,” bebernya.
Karena kasihan, Purnomo akhirnya membawa pria tersebut ke rumahnya untuk dibersihkan. Namun, saat ditanyakan perihal nama dan asalnya,pria tersebut tidak mau menjawab.
“Saya panggil teman sekalian bawa mobil agar bisa dimandikan dan dirawat lukanya karena istri saya seorang bidan. Namun sebelum saya bawa pulang, si mas memberikan syarat tidak boleh nanya nama dan alamat,kemudian saya bawa pulang saya mandikan dan ganti bajunya,” ungkapnya.

Pria tersebut kemudian meminta untuk dipulangkan ke arah Tuban, tanpa memberikan identitas mengenai dirinya kepada siapa pun. Purnomo kemudian memberikan bekal uang dan air untuk di perjalanannya.
Tak lupa pria tersebut juga berterima kasih kepada Purnomo karena telah membantunya.
“Si masnya menangis sambil berucap terima kasih katanya “Alhamdulillah masih ada orang baik dan ikhlas membantu saya,” tutupnya. ( Pri/Er )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *