Polres Nganjuk Amankan 115 Pendekar dari Dua Perguruan

Nganjuk.Jurnalexpress.com Sebanyak 115 anggota silat dari dua perguruan silat terbesar diamankan oleh Polres Nganjuk, Jumat (4/9/2020). Mereka diamankan setelah sempat terjadi aksi saling lempar batu di Kecamatan Warujayeng. Para pesilat yang diamankan tersebut diberi pembinaan di Mapolres Nganjuk sebelum dilepas.

Insiden kecil sempat terjadi saat salahsatu perguruan silat di Nganjuk menggelar pengesahan 4.800 anggotanya pada Jumat malam. Saat iring-iringan sepeda motor anggota silat tersebut hendak menuju lokasi, sempat terjadi aksi oleh perguruan silat lainnya.

Mendapat serangan batu, anggota perguruan silat yang hendak ke lokasi pengesahan berhenti dan gantian membalas dengan lemparan batu ke perguruan silat lainnya. Kejadian ini sempat membuat warga sekitar ketakutan. Beruntung, aksi tersebut tidak berlangsung lama karena puluhan anggota Polres Nganjuk yang sudah bersiaga melakukan pengamanan dan melerai kedua kubur perguruan silat.

Kendati demikian, polisi mengamankan para pesilat yang terlibat insiden di Kecamatan Warujayeng tersebut. Kabag Ops Polres Nganjuk, Kompol Wikha Ardilestanto saat dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa itu hanya kesalahpahaman saja. Dan polisi sudah meminta dan mempertemukan kedua perguruan silat hingga persoalan tersebut dinyatakan selesai.

Terkait anggota perguruan silat yang diamankan, Kompol Wikha Ardilestanto menegaskan, pihaknya hanya memberikan pembinaan. “Memang ada 95 anggota perguruan silat dan 25 anggota perguruan silat lainnya yang kami amankan. Mereka kami amankan karena terlibat insiden. Mereka saat ini kami berikan pembinaan,” jelas mantan Kasatlantas Polres Gresik ini.(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *