Diresnarkoba Polda Jatim Ungkap Narkoba Jaringan Internasional

Surabaya,Jurnalexpress.com
Ditresnarkoba Polda Jatim berhasil mengungkap dan menangkap kurir dan juga sebagai pengedar narkoba jaringan internasional.

Dalam pengungkapan nya berhasil diamankan tiga tersangka dengan barang bukti 8,4 Kg narkoba jenis shabu yang dibungkus dalam kemasan tea herbal dari cina

Ketiga tersangka yakni Hari Junanto, Lugianto, Nafiin Saiful Anam ditangkap oleh Ditresnarkoba Polda Jatim ditempat yang berbeda.

“Tersangka Hari Junanto (43) warga warga Simo Sidomulyo, Kec. Sukomanunggal Surabaya (sesuai KTP) tetapi berdomisili di Kel.Babat Jerawat, Kec. Pakal Surabaya yang merupakan jaringan Jakarta asal barang narkoba dari Malaysia ditangkap oleh petugas di Jakarta pada hari kamis tanggal 18/6/20 pukul 12.30 di parkir Giant Grand Cakung Ujung Menteng Jakarta Timur,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat meriliis di Balai Wartawan Polda Jatim, Rabu, (26/08/20).

Trunoyudo juga menambahkan dari tersangka Hari Junanto petugas berhasil mengamankan narkoba jenis sabu seberat 5,320 Gram atau 5,3 Kg dan satu unit mobil mini bus, satu buah Hp merk samsung serta uang tunai sebesar Rp 935.000

“Tersangka Lugianto (38) warga Pasuruan dan Nafiin Saiful Anam (23) warga Jombang yang merupakan jaringan Pasuruan asal barang narkoba dari Jakarta di tangkap pada hari selasa tanggal 14/7/20 di rumah masing – masing tersangka dan dari tersangka diamankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 3,1 Kg, dua buah Hp dan uang tunai sebesar Rp 100.000,-,” tambahnya

“Modus dari para tersangka yakni pengiriman kemudian penjemputan dan barang narkoba tersebut sedianya akan diedarkan di seluruh Jatim termasuk Madura,” ujarnya.

Lebih lanjut Trunoyudo menjelaskan bahwa dengan tertangkapnya dua pengedar narkoba jaringan internasional Polda Jatim berkomitmen ingin menyelamatkan warga atau masyarakat Jawa Timur yang berada di wilayah hukum Polda Jatim dari bahaya narkoba khususnya generasi penerus bangsa artinya perlu dilakukan penegakan hukum oleh Ditresnarkoba Polda Jatim.

Atas perbuatannya tersangka akan dijerat dengan pasal 114 dan 112 UU tentang Narkoba dengan ancaman hukuman 15 tahun sampai dengan Hukuman Mati

Reporter
M supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *