Kapolda Fasilitasi Nota Kesepakatan Dua Kubu PSHT


Surabaya|jurnalexpress.com-
KAPOLDA Jawa Timur Irjen M Fadil Imran memfasilitasi nota kesepakatan dua kubu perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) di rumah dinas kapolda Jalan Bengawan Surabaya, Jumat (14/8).

Pertemuan tersebut dihadiri langsung Ketua Umum PSHT Muhammad Taufiq dan Ketua Umum PSHT Pusat Madiun Moerdjoko. Sementara kapolda didampingi Kabid Humas Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko. Dalam pertemuan tersebut dibahas lima poin terkait tradisi yang biasa dilakukan PSHT. Lima poin tersebut yang kemudian menjadi kesepakatan bersama dua kubu PSHT.Pertama, bahwa pelaksanaan calon warga baru PSHT dilaksanakan di wilayah masing-masing cabang atau ranting atau komisariat atau rayon. Poin kedua, tradisi ziarah ke makam tokoh pendiri PSHT untuk tahun 2020 disepakati ditiadakan. Poin ketiga, bahwa kedua belah pihak tidak akan menggunakan pendopo agung di Jalan Merak Nomor 10 Madiun untuk kegiatan pengesahan warga PSHT tahun 2020.

Selanjutnya kedua pihak juga sepakat menjaga kamtibmas, tidak ada pelanggaran hukum baik terhadap masyarakat maupun perguruan pencak silat yang lain.Poin terakhir, apabila terjadi pelanggaran, maka kedua pihak bersedia diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Kelima poin tersebut disepakati parluh 16 selaku pihak pertama dan parluh 17 selaku pihak kedua.

Parluh adalah parapatan luhur atau musyawarah besar. Diketahui musyawarah besar PSHT dilakukan Maret 2016 lalu. Majelis Luhur saat itu memutuskan M Taufik sebagai Ketua Umum PSHT masa bakti 2016-2021. Namun kubu Kepemimpinan Moerdjoko juga membuat keputusan parapatan leluhur tahun 2017. Kapolda mengapresiasi nota kesepakatan ini dan berharap kedua pihak bisa mentaatinya. Menurut kapolda, organisasi apapun termasuk perguruan silat seharusnya ikut melindungi masyarakat. Apalagi saat ini menjelang peringatan HUT RI ke 75 seharusnya menjadi ajang persatuan untuk membangun bangsa.”Saya berharap PSHT bisa berperan aktif menjaga kamtibmas di manapun berada,”

kata kapolda.M Taufik mengucapkan terima kasih kepada kapolda sudah memfasilitasi nota kesepakatan ini. Taufik siap melaksanakan nota kesepakatan kedua pihak dan mensosialisasikan ke para anggota PSHT. “Kami segera menyampaikan kesepakatan ini ke bawah untuk ditaati,” kata M Taufik. Hal senada dikatakan PSHT kubu Moerdjoko. Menurutnya, kesepakatan ini sudah dibuat dengan kesadaran tanpa paksaan.”Kami juga menghargai nota kesepakatan ini dan konsisten untuk mentaati,” kata Moerdjoko.

(M.supriyono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *