KETUA LSM GMBI LAMONGAN ANGKAT BICARA SOAL TRAGEDI RSUD BLAMBANGAN

Lamaongan .(4/8/20) Jurnalexpress.com
Ketua distrik Lsm gmbi (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia)Lamongan akirnya angkat Bicara Terkait Tragedi yg terjadi di RSUD BLAMBANGAN BANYUWANGI yg di duga Di lakukan oleh oknum Lsm gmbi banyuwangi

Ali Sodikin ditemui awak media di kantornya di skretariat getung desa Tawang Rejo kecamatanTuri menyampaikan gencarnya pemberitaan di MEDIA terkait adanya pemukulan atau keributan di RSUD BALMBANGAN Kami rasakan tidak berimbang dengan fakta di lapangan,
Jika mengacu pada krononolis awal bahwa anggota LSM GMBI Banyuwangi yg sedang mengantarkan orang yg sakit kisaran tengah malam dg kondisi yg benar benar kritis dan keadaan Muntah darah,setiba di rumah sakit penangan pasien terkesan hanya asal asalan saja dan pasien di minta untuk di pulangkan kembali dengan dalih bahwa Pasien tidak apa apa dan tidak dalam keadaan sakit serius dan hanya di anjurkan untuk rawat jalan saja,
Melihat hal demikian dengan kondisi pasien yg sangat menghawatirkan dan karna di dasari dengan panggilan nurani serta menurut taman teman lsm gmbi waktu itu jelas di rasa tidak masuk akal jika pasien harus di pulangkan dan rawat jalan
Sebagai Aktifis lsm gmbi yg memiliki naluri kemanusian dan juga lsm gmbi sebagai lembaga sosial control terhadap kinerja pelayanan terhadap masyarakat di bidang kesehatan maka teman lsm gmbi menanyakan beberapa hal hal pada petugas yang berada di RSUD BLAMBANGAN sesuai dengan tupoksinya

Pmenanyankan kepada petugas medis kenapa Pasien tidak di rawat Inap padahal kondisinya yang dinilai sangat kritis seperti terlihat pada saat itu pertanyaan terhadap petugas tersebut sebagai rasa tanggung jawab saudara kami Lsm gmbi Banyuwangi yang mereka adalah yang membawa pasien ke rumah sakit kepada keluarga pasien

Dengan situasi kondisi yang demikian teman teman meminta keterangan Medis scara tertulis daru pihak petugas Medis tetapi jawaban dari oetugas media saat itu sangat tidak memuaskan dan cenderung tidak menghargai ada kesan menyepelekan dengan kesehatan pasien dan tetap tidak memberikan keterangan tertulis
dan bersikukuh bahwa menyatakan Pasien memang hanya sakit Ringan melalui jawaban lisan keterangan Resmi secara tertulis tidak bisa di berikan ,sehingga timbullah kegaduhan adu Mulut saling bentak dengan petugas medis rsud tersebut .
Dari kejadian tersebut akirnya dari Rsud Melaporkan lembaga LSM GMBI kepihak berwajib yakni polresta Banyuwangi yg kami nilai ketidak singkronan dengan data fakta dilapangan yg menurut anghota saudara kami juga tidak ada kekerasan fisik terhadap Dokter jaga sehingga mengalami luka

Kami selaku saudara satu lembaga yang mana motto kami bahwa di LSM GMBI kita tidak sedarah tapi kita bersaudara maka kami akan memberikan suport dan dukungan terhadap apa yang telah di lakukan saudara saudara kami di Banyuwangi yang bekerja tanpa gaji tanpa pamrih hanya untuk dan demi masyarakat mendapatkan fasilitas kesehatan yg merupakan hak masyarakat karena RSUD BLAMBANGAN adalah rumah sakit pemerintah . Dan dalam kasus yg sudah dilaporkan pihak DOKTER RSUD BLAMBANGAN agar supaya pihak penyidik POLRESTA BANYUWANGI lebih profesional dan Obyektif dalam menangani laporan kejadian ini menempatkan hukum negara yang seadil adilnya
Dan harapan kami kepada pihak RSUD BLAMBANGAN juga intropeksi diri terkait pelayanan yang di berikan kepada masyarakat dan Direktur Rsud Blambangan agar turun melihat dan menertibkan serta memberikan sangsi jika melihat jajaran di bawahnya yang tidak memberikan pelayanan terhadap masyarakat dengan baik .prosedur boleh di pakai tetapi URGENSI seorang pasien harus juga di perhatikan
Dan dalam kasus ini yg sudah di lakukan penyidikan dan penetapan tersangka oleh penyidik polres Banyuwangi ini kami sangat hargai penyidikan ini namum kami juga akan menyiapkan novum /pembuktian bahwa kinerja petugas Rsud Blambangan juga tidak profesional dan tidak mengedepankan azas kemanusian sebagai rumah sakit pemerintah dan kemungkinan besar lembaga Lsm gmbi akan melakukan pelaporan balik tegas Ali Sodikin

Masih menurut Ali Sodikin bahwa LSM GMBI sebagai lembaga sosial Control dalam kasus yg terjadi ini adalah panggilan nurani dan niatan murni demi masyarakat tanpa tendensi apa apa .kebenaran tetap akan menang dari kebatilan karena GMBI adalah mengajarkan kami sebagai anak bangsa untuk menegakan Amar mahruf nahi munkar berbakti untuk negeri

Reporter
M supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *