Desa Kuwurejo Rayakan Sedekah Bumi di Tengah Covid-19

Lamongan|jurnalexpres.com– pemuda pemudi berbondong bondong tari khas Jawa Ada tradisi yang masih dilestarikan oleh warga Desa Kuwu rejo kec bluluk kab Lamongan, yakni menghelat sedekah bumi.

Syukuran para petani ini selalu digelar pasca panen dengan warga membawa tumpeng, makanan, jajanan tradisional dan buah di letakkan di tampah. Kemudian dibawa ke telaga dusun yang konon diyakini sebagai punden desa.

Meski tak ada bukti kesejarahan yakni bukti makam tokoh. Namun, masyarakat menyebut bahwa di tempat ini adalah tempat moksa sang tokoh yakni Eyang Dipo. Oleh warga setempat dipercaya sebagai tokoh sakti dari Majapahit.

Mitos inilah yang dituturkan sebagai folklor di warga setempat sehingga setiap tahun digelar ritual sedekah bumi.

Desa Kuwu rejo Seniman mengatakan, dengan menggelar tradisi tersebut warga mengharap hasil panennya selalu melimpah dan gelar acara sedekah bumi kegiatan dari nenek moyang kita dahulu kegiatan berjalan lancar dan kondusif

“Sedekah bumi di desa Kuwu rejo kec bluluk kab Lamongan Jawa timur ini kami rutin kami gelar, dan sebisanya nanggap campur Sari Apalai jika situasi darurat. Warga akan gotong-royong peduli untuk iuran nanggap campur Sari, ” tutur Seniman Kamis (23/07/2020)

Desa Kuwu rejo ini menggelar acara campur Sari di situasi pademi covic-19 ini gelar acara sedekah bumi desa Kuwu rejo kec bluluk kab Lamongan Jawa timur

Acara sedekah bumi yang di gelar setiap panen panennya akan melimpah, usaha dan bisnisnya sukses. “Bahwa sedekah bumi selain melestarikan budaya Jawa, agar warga selalu bersabar dan syukur, “ungkapnya.

Anwar menambahkan, acara tersebut juga sebagai ajang silaturahmi “Diharapkan agar warga juga selalu guyub rukun sehingga kehidupan sehari-harinya bisa tenteram dan damai,”harap

Jurnalist:m.supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *