Beli Motor Teman tak Kunjung di Bayar jadi Dekam di tahan di Polsek modo Lamongan

FOTO:Tersangka beserta barang bukti saat diamankan di Polsek Modo

Lamongan|jurnalexpress.com,– ST (50), warga Desa/Kecamatan Sukorame terpaksa digelandang anggota Unit Reskrim Polsek Modo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pasalnya, ia diduga telah menggelapkan sepeda motor Suzuki Thunder AG 6506 BB milik Sukriono (49) warga Dusun Trongglonggong Desa Sumberagung yang tak lain adalah temannya sendiri.

Modusnya, ST berjanji akan membeli motor korban. Namun hingga dilaporkan ke polisi, motor tak kunjung dibayar.

Kapolsek Modo Iptu Faktur Rohman melalui Kanit Reskrim Aiptu Yuliadi mengatakan, pelaku diamankan dirumahnya tanpa perlawanan pada Rabu (15/7/2020) sekitar pukul 09.00 WIB. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Suzuki Thunder nopol AG 6506 BB milik korban.

“Saat diinterograsi, pelaku mengakui jika dia ingin memiliki sepeda motor tersebut,” ungkapnya.

Yuli melanjutkan, kasus ini berhasil terungkap karena laporan dari korban. Menurutnya, pada Selasa (18/02/2020) yang lalu, ST mendatangi rumah korban. Tujuannya, akan membeli sepeda motor Suzuki Thunder dengan kesepakatan harga sebesar Rp 2,3 juta.

“Ketika itu tersangka mengaku tidak membawa uang, dan berjanji akan dibayar lunas paling lama lima hari kemudian,” jelasnya.

Anggota Teladani Semangat Pahlawan
Karena sebelumnya keduanya sudah saling kenal lanjut Yuli, lalu korban menyerahkan sepeda motornya untuk dibawa oleh ST. Tetapi setelah jatuh tempo 5 hari kemudian, ternyata ST belum juga tidak membayar atau mengembalikan motornya.

“Saat dihubungi melalui ponselnya ia hanya berjanji-janji,” tambahnya.

Bahkan, ST tidak mau menerima panggilan saat ditelepon selama lima bulan. Merasa dirugikan. Akhirnya korban memilih mengadukannya ke Polsek Modo.

“Setelah dilakukan pengembangan, ternyata ST ini sudah beberapa kali melakukan penipuan di wilayah Ngimbang, Modo, dan wilayah Kedungpring,” katanya.

Yuli menambahkan, kini kasus tersebut masih dalam proses penyidikan. Petugas juga berupaya untuk melengkapi berkas-berkas tersangka untuk pelimpahan ke kejaksaan.

Reporter:(m.pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *