UMKM dan Mikro Antusias Daftarkan Diri Untuk Mendapatkan Stimulus Dampak Covid-19 Di Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Nias

Nias, Senin (15/6/2020) jurnalexpress.com – UMKM dan Mikro yang keberadaannya di Kabupaten Nias antusias mendaftarkan usahanya di Dinas Ketenagakerjaan dan Koperasi Kabupaten Nias untuk mendapatkan bantuan stimulus penguatan modal usaha bagi pelaku UMKM dan Mikro yang terkena dampak ekonomi akibat Covid-19 di Kabupaten Nias, Selasa (15/6).

Menurut Kadis Ketenagakerjaan dan Koperasi Kabupaten Nias, Tolona Laoli bahwa hari ini sudah ada 35 UMKM dan Mikro yang sudah mendaftarkan diri.

“Sebelumnya kita telah menyurati para Camat untuk menyampaikan pengumuman tentang pemberian bantuan stimulus penguatan modal usaha bagi pelaku UMKM dan Mikro yang terkena dampak ekonomi akibat Covid-19. Hari ini tanggal mulai pendaftaran, namun antusias para pengusaha sangat luar biasa hal ini dibuktikan pada hari pertama pembuka pendaftaran sudah 35 pelaku UMKM dan Mikro yang sudah mendaftarkan diri,” ucap Tolona Laoli

Menurut Kadis Ketenagakerjaan dan Koperasi bahwa pelaku UMKM dan Mikro yang akan di bantu hanya 45 unit

Pemberian bantuan stimulus penguatan modal usaha bagi pelaku UMKM dan Mikro yang terkena dampak ekonomi akibat covid-19 sebanyak 45 unit UMKM dan Mikro sebesar 2 juta/unit UMKM dan Mikro dengan ketentuan sebagai berikut :

1. Usaha nyata-nyata terdampak covid-19.
2. Pemilik usaha memiliki KTP dan usaha di wilayah Kabupaten Nias.
3. Memiliki legalitas usaha.
4. Tidak mempunyai tunggakan pinjaman dana bergulir yang bersumber dari APBD Kabupaten Nias.
5. Belum menerima bantuan stimulus penanganan covid-19 dari OPD lain di Kabupaten Nias.
6. Usaha masih aktif sampai sekarang.
7. Nilai aset UMKM dan Mikro paling besar 1,5 miliar tidak termasuk tanah dan bangunan.

Diakhir penyampaian Tolona Laoli jika nanti para pelaku usaha yang mendaftar melebihi target maka pihaknya melakukan penyaringan.

Reporter : Amonio Zebua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *