PEMERINTAH DESA LAMAWALANG SALURKAN BLT DANA DESA TAHAP SATU.

 

 

PEMERINTAH DESA LAMAWALANG SALURKAN BLT DANA DESA TAHAP SATU.

Flores Timur – jurnalexpress.com,-Pemerintah Desa Lamawalang, Kecamatan Larantuka telah merealisasikan bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa tahap 1 untuk warga miskin terdampak virus korona penyebab Covid-19.

Dana tahap 1 sebesar Rp 41,400.000 juta ini disalurkan kepada 69 kepala keluarga (KK) pada Rabu (06/05/2020). Dari 69 KK ini, masing-masing mereka akan mendapat BLT sebesar Rp 600 ribu selama tiga bulan berturut-turut.

Total dana desa yang digelontorkan untuk BLT ini sebesar Rp 124.200.000 juta.

Penyerahan Simbolis oleh Camat Larantuka dan didampingi Kepala Desa Lamawalang, BPD, Linmas, Babinsa, Babinkamtibmas.

Kepala Desa Lamawalang, Laurensius Jaga Kelen, menjelaskan, KK penerima BLT ini ditetapkan bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lamawalang dan tokoh masyarakat melalui musyawarah tingkat desa.
“Kami melakukan musyawarah desa insidentil bersama BPD, tokoh masyarakat dengan agenda validasi, finalisasi dan penetapan data KK calon penerima BLT. Dan semua proses berjalan sesuai prosedur sambil memperhatikan protokol Covid-19,” .

Laurensius Jaga Kelen mengatakan, keputusan yang diambil ini sudah sesuai dengan surat edaran Permandagri No 6 Tahun 2020 dan perubahan atas Peraturan Menteri Desa (PDTT) No 11 Tahun 2019 tentang prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2020

“Inti dari perubahan dimaksud mengatur tentang penggunaan Dana Desa antara lain untuk pencegahan dan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT) Dana Desa,”.
Kepala Desa Lamawalang, Laurensius Jaga Kelen, menjelaskan, KK penerima BLT ini ditetapkan bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lamawalang dan tokoh masyarakat melalui musyawarah tingkat desa khusus (Musdesus)02 Mei 2020.

“Kami melakukan musyawarah desa insidentil bersama BPD, tokoh masyarakat dengan agenda validasi, finalisasi dan penetapan data KK calon penerima BLT. Dan semua proses berjalan sesuai prosedur sambil memperhatikan protokol Covid-19,” .

Laurensius Jaga Kelen mengatakan, keputusan yang diambil ini sudah sesuai dengan surat edaran Permandagri No 6 Tahun 2020 dan perubahan atas Peraturan Menteri Desa (PDTT) No 11 Tahun 2019 tentang prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2020

“Inti dari perubahan dimaksud mengatur tentang penggunaan Dana Desa antara lain untuk pencegahan dan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT) Dana Desa,”.(rsd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *