POKMAS TROJALU UNGKAP BIAYA PTSL CUKUP 150 RIBU DENGAN SYARAT POKMAS TANPA DI BAYAR SEPESERPUN.

POKMAS TROJALU UNGKAP BIAYA PTSL CUKUP 150 RIBU DENGAN SYARAT POKMAS TANPA DI BAYAR SEPESERPUN.

 

Lamongan, | Jurnalexpress.com

Ditengah pandemi covid 19 ada kabar mengenai pembiayaan ptsl di Desa Trojalu kecamatan Baureno kabupaten Bojonegoro yang  di ungkap oleh ketua pokmasnya Suwito , bahwa berbiaya kegiatan itu berbiaya 150 ribu. Hal ini di ungkapkannya karena beberapa desa yang bersamaan dengan program ini penarikan biaya nya sangat tinggi.

” Saya yakin biaya 150 ribu dapat memenuhi semuanya,sampai kemarin ketika orang BPN datang gk mau kok kami amplop malah mereka ( orang dari BPN ) makan saja bawa sendiri dari kantornya,” papar ketua pokmas Suwito.

Lanjut kata Suwito bahkan desa yang menyelenggarakan program yang sama dengan desa Trojalu dengan biaya lebih tinggi perlu di ragukan.” Kok bisa pak dengan biaya 150 ribu segitu,” tanya wartawan media ini. Jawaban Suwito mengarah ke honor pokmas tanpa di bayar sepeser pun, jika ada anggota pokmas yang mau di bayar maka dia kudu mau ikut dalam pengukuran tanah,baru dapat honor 100 ribu.

Ketika di tanya kenapa tidak di lakukan penambahan biaya lainya,Suwito mengatakan bahwa jika yang lainya menarik biaya lebih dari yang SKB Tiga Mentri itu perlu di pertanyakan kemana larinya dana tersebut.

Desa Trojalu tahun ini mendapatkan kuota 1460 bidang.Kuota yang telah diterima pihak BPN sebanyak 1200 dan yang sudah masuk verifikasi 700 bidang.” Lainya masih pending mas,” lanjutnya sambil menghitung banyaknya media yang sudah datang untuk konfirmasi dengan nya.

“Sampai saat inipun belum ada yang bayar mas,sampai saya pinjam uang ke istri saya untuk membeli keperluan seperti materai dan patok,” pungkasnya.
Tapi ketika di tanya habis biaya berapa beli materai dan patok,pokmasTrojalu ini hanya diam.bersambung

.( M.Supriyono/ Erna )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *