Hj. Anisah Syakur : Atasi Dampak Covid19 Dana Desa Bisa Untuk BLT

Jakarta – Kabar gembira bagi masyarakat di Indonesia pada umumnya yang terdampak Covid-19. Dana Desa ternyata telah diperbolehkan diberikan dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat miskin guna upaya pencegahan virus corona (Covid-19).

Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 tahun 2020 tentang kebijakan keuangan negara dan stabilitas sistem keuangan. Dimana, ada penambahan anggaran belanja dan pembiayaan APBN 2020 untuk penanganan Covid-19, total tambahan belanja dan pembiayaan APBN tahun 2020 untuk penanganan Covid-19 adalah sebesar Rp 405,1 triliun.

Terkait dengan kebijakan pemerintah tersebut, Hj. Anisah Syakur Berharap Presiden Jokowi memerintahkan Menteri Desa PDTT, Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri agar segera melakukan percepatan penyaluran dan pencairan dana desa bagi desa-desa yang belum memperoleh dana desa tahap pertama sebesar 40 persen.

Tujuan untuk pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) ini Untuk menjaga kemampuan daya beli penduduk miskin di desa akibat perlambatan ekonomi yang disebabkan oleh merebaknya wabah COVID-19 dan untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduk miskin
Berkenaan terkait Kebijakan transfer ke Daerah dan Dana Desa, dilakukan penyesuaian alokasi transfer ke Daerah dan Dana Desa antara lain berupa :
1. penyesuaian alokasi dana bagi hasil dilakukan berdasarkan perkembangan perekonomian dan/atau penerimaan negara.
2. penyesuaian alokasi Dana Alokasi Umum per daerah berdasarkan kriteria tertentu yang ditetapkan Menteri Keuangan.
3. penambahan/pengurangan alokasi dana transfer Khusus, pengalihan alokasi antar bidang DAK Fisik atau penyesuaian penggunaan Dana Transfer Khusus karena kondisi tertentu yang membutuhkan anggaran mendesak dan/atau.
4. Penyesuaian pagu anggaran Dana Desa. Selain itu, terdapat pengaturan mengenai pengutamaan penggunaan Dana Desa, yang dapat digunakan antara lain untuk bantuan langsung tunai kepada penduduk miskin di desa dan kegiatan penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (covid-19).

“Para Kepala Desa jangan lagi ragu menggunakan dana desa untuk upayakan pencegahan Covid-19 dan bisa memberikan berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat miskin untuk upaya pencegahan Covid-19, tentunya harus saling sinergi dengan Pendamping Desa dan juga Pendamping PKH yang mempunyai Data Dari Kemensos terkait Data Warga Miskin” ujarnya.

Menurut Hj. Anisah Syakur yang juga Anggota Komisi VIII DPR RI ini, pihaknya meminta kepada seluruh Bupati/Walikota terutama di wilayahnya, agar segera mensosialisasikan Perppu Nomor 1 tahun 2020 kepada para Kepala Desa di Jawa Timur agar mereka paham dan tidak ragu-ragu untuk menggunakan dana desa apakah akan membagikan sembako kepada warga miskin atau memberikan berbentuk uang tunai.

“Bila dana desa ini dimanfaatkan sesuai kebutuhan di desa setelah di Jawa Timur diberlakukan tanggap darurat Covid-19, jam malam diberlakukan. Dana desa ini pasti sangat membantu perekonomian masyarakat di Jawa Timur khususnya di daerah pemilihannya Pasuruan Probolinggo” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *