Gus Afi Sampaikan Dana Desa Bisa Dialihkan Untuk Cegah Covid19

Pasuruan – Setelah terbitnya Permendes PDTT Nomor 11 tahun 2019 tentang pedoman dana desa di bidang pelayanan sosial. Anggaran desa bisa dialihkan untuk sosial.

Permendes PDTT itu memberi peluang bagi desa untuk menggunakan anggarannya ke urusan mencegah penularan virus corona. Terlebih, urusan penularan virus corona menjadi perhatian seluruh elemen bangsa.

Terkait peran desa dalam fungsi pencegahan virus Covid 19 menjadi perhatian serius dari Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan H. Saad Muafi.

Dirinya meminta pemerintah desa untuk menggunakan Permendes PDTT No 11 tahun 2019 dengan sebaik mungkin guna mencegah sebaran Covid19 di desa.

Pihaknya juga menekankan agar program pencegahan Covid19 dilakukan sesuai aturan dengan mengedepankan musyawarah dan melibatkan sinergi seluruh unsur masyarakat desa.

“Rumuskan dalam musdes untuk dimasukan program pencegahan. Dan yang tak kalah penting juga merangkul semua elemen termasuk organisasi kepemudaan ” kata politisi yang juga Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Pasuruan.

Tentunya, upaya itu berpedoman dengan protokol yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Sementara itu merujuk pada Permendes tersebut Dana untuk pencegahan Covid19 bisa cair jika tiga syarat terpenuhi.

Pertama, ada Peraturan Gubernur dan Peraturan Walikota atau Peraturan Bupati. Peraturan itu berisi tentang besaran alokasi dan besaran pembangunan dana desa di masing-masing desa di wilayah Kabupaten dan Kota.

Kedua, ada Peraturan Desa dengan APBDes. Ketiga, harus ada surat kuasa dari Kepala Daerah, Bupati atau Walikota untuk memberi surat kuasa. Surat kuasa untuk distribusi penyaluran tahap pertama, kedua dan ketiga dari KPPN rekening kas desa.

Tahapan ini bisa dilakukan jika desa sudah memiliki program. Bila didalamnya tidak terdapat program padat karya tunai, maka diminta agar merubah APBD dan memasukkan program padat karya tunai desa.

“Kepada kepala desa dan badan pemusyawaran desa, perangkat desa dan tokoh masyarakat, dan karang taruna serta keorganisasian pemuda untuk bersama sama melakukan percepatan langkah persiapan dan antisipasi untuk mempedomani gugus tugas di daerah, agar kita bisa bahu membahu memberantas Corona” timpal Pria yang akrab disapa Gus Afi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *