Musda Dewan Kesenian tulungagung dibuka Bupati

Musda Dewan Kesenian tulungagung dibuka Bupati

Tulungagung, Jurnalexpress.com, –
Dewan kesenian Tulungagung hari ini telah melangsungkan agenda organisasi yaitu melaksanakan musyawarah daerah dan rapat kerja untuk menentukan arah kebijakan organisasi. Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Tulungagung berlangsung hikmad dan di hadiri oleh muspida serta tokoh masyarakat Tulungagung. Dalam sambutannya Bupati mengatakan bahwa organisasi seni di Tulungagung sangat banyak sekali diantaranya ada Dewan Kesenian Tulungagung, Brigade kebudayaan, kemudian ada Tulungagung pecinta seni, dan tulungagung asosiasi budaya yang semuanya bertujuan untuk melestarikan budaya Tulungagung . Banyak potensi budaya yang perlu dilestarikan dan di kembangkan di Tulungagung ini dan nanti tugasnya Dewan kesenian yang harus mengakomodir semua kepentingan yang berhubungan dengan budaya. Bupati melanjutkan bahwa budaya merupakan sumber pendidikan karena menyangkut peradapan yang harus terus dipelajari.
Oleh karena itu bupati berharap bahwa kegiatan musda kali ini merupakan kegiatan rutin untuk regenarasi pengurus dan pengurus baru nanti di harapkan menemukan inovasi baru dan dapat mengangkat seni budaya Tulungagung.

Sebagai informasi bahwa warga Tulungagung yang ada di Batam sebesar 7500 dan mengundang pemkab Tulungagung dan mengundang rapat sarasehan tentang budaya Tulungagung. Disamping Batam juga ada paguyuban warga Tulungagung di Balikpapan yang ingin mengadakan dan melestarikan budaya Tulungagung, Untuk itu pemkab berharap Dewan Kesenian Tulungagung bisa menjembatani tentang dialog budaya untuk warga tulungagung yang tinggl baik di Batam maupun di Balikpapan.
Kesenian dan budaya merupakan alat pemersatu yang sangat efektif yang bisa mengatasi perbedaan Ras, suku dan agama. UU nomer 5 Tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan sebagai tindak lanjut dari uu tersebut Pemerintah daerah Tulungagung telah menerbitkan pokok pikiran kebudayaan daerah tahun 2018 sebagai arah kebudayaan Tulungagung dan menjadi salah satu kabupaten di Jawa Timur yang kebudayaannya adalah kesenian dan merupakan daerah yang diperhitungkan di Jawa Timur bahkan masuk dua besar setelah Banyuwangi. Kegiatan ini di harapkan dapat meningkatkan potensi wisata dan berguna bagi masyarakat Tulungagung. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *