Dinas Pendidikan Komitmen Wujudkan Jatim Cerdas

Dinas Pendidikan Komitmen Wujudkan Jatim Cerdas

Dinas Pendidikan berkomitmen mewujudkan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur berfokus pada pendidikan dan kesehatan gratis yang berkualitas.

Seluruh program itu berfokus pada Jatim Cerdas dan Sehat terumuskan dalam 9 program Nawa Bhakti Satya dengan cara Cettar (cepat, efektif, efisien, tanggap, transparan dan responsif).

“Karena itu Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim mengajak seluruh elemen pendidikan untuk bersinergi mewujudkan seluruh program menuju Jatim Cettar,” tegas Pelaksana Tugas Dinas Pendidikan Jatim Dr. Hudiyono, M.Si dalam acara Refleksi Pendidikan Jawa Timur 2019 dengan tema Maju Bersama untuk Jatim Cerdas, Rabu (27/11).

Poin penting menuju Jatim Cettar berusaha memberikan akses pendidikan yang merata di Jatim, memperluas bantuan siswa muskin, bantuan biaya sekolah dan pemberian tunjangan bagi guru tidak tetap.

 

Program itu tidak hanya untuk sekolah negeri, namun juga untuk sekolah swasta. Ke depan, program ini juga ditujukan untuk menguatkan peran pondok pesantren dalam mendorong partisipasi sekolah.

“Sebagai sebuah upaya perubahan, diharapkan pendidikan mampu mencapai tujuan dari rencana-rencana yang sudah diprogramkan,” tegasnya.

Adapun sejumlah program Pemprov Jatim yang direalisasikan oleh Dinas Pendidikan ialah program Tis-Tas (gratis berkualitas), Milea (Milenial Incubation For Enterpreunership & Inovation) dan Sport (Support Olahraga dan Atlet).

Khusus untuk pendidikan gratis dan berkualitas, realisasi program Tis-Tas sesuai Nawa Bhakti Satya ketiga, yaitu Jatim Cerdas dan Sehat berupa penyediaan pembebasan biaya sumbangan pendidikan (SPP) untuk satuan pendidikan jenjang SMA dan SMK negeri, subsidi biaya SPP untuk satuan pendidikan SMA dan SMK swasta dengan besaran nominal sesuai surat edaran Gubernur Jatim Nomor : 120/71/101/2017 tanggal 5 Januari 2017 tentang Sumbangan Pendanaan Pendidikan SMA dan SMK negeri.

Program Milea berupaya menciptakan ruang bersama guna menggali inspirasi dan gagasan-gagasan kreatif untuk menstimulasi usaha. Milea menyasar pelajar SMA dan SMK yang baru lulus, termasuk mereka yang akan menghadapi dunia usaha dan dunia kerja.

Program Sport, implementasinya berkelanjutan guna meningkatkan prestasi olahraga di Jatim. Harapannya prestasi terus meningkat melalui penguatan kelembagaan SMA Negeri Olahraga (SMANOR) untuk pengembangan dan kemajuan olahraga di Jatim. Namun, prestasi di sekolah juga harus diperhatikan melalui penguatan akademik dan inteligensia atlet dalam institusi pendidikan melalui proses belajar mengajar guna menguatkan performa dan pencapaian prestasi atlet.

Semua program-program itu harus dijalankan secara profesional, transparan dan akuntabel, serta menbuka lebar partisipasi masyarakat dalam mencapai tujuan yang diharapkan sesuai perencanaan.

“Untuk mengetahui bahwa proses yang dijalankan sudah memenuhi dan mencapai tujuan yang diharapkan sebagaimana yang direncanakan, maka dibutuhkan kritik dan masukan masyarakat berkaitan dengan proses yang dijalankan,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *