MODERASI WANITA

MODERASI WANITA

Islam adalah agama yang memiliki nilai tinggi menghormati manusia, laki laki atau perempuan. Al Quran juga menyebut wanita wanita keren sesuai zaman nya. Sebut misalnya Bilqis, yang menejemen kepemimpinan nya masih relevan untuk di advokasi. Bilqis, seorang kepala negara yang tangguh, cerdas, kuat, wibawa, bijak serta tidak pernah meninggalkan musyawarah, beliau memang negarawan handal. Ada lagi Maryam, yang sejak kecil di tempatkan di masjid pada tempat yg tinggi. Karomahnya di kagumi oleh bpk nya sendiri. Meski dalam tempat yg jauh dari keramaian, Alloh menjamin kebutuhan hidupnya, selalu ada makanan dan buah dari langit, buah yang diberikan tidak seperti pada musim nya, sebagai bukti bukan pemberian manusia. Kemudian ada lagi _imroata firaun_ yaitu Asiah, yg selalu teguh pada pendirian nya, iman hanya kepada Allah, walaupun suaminya sendiri tiap hari menyiksa agar berubah iman.

Awal kali Islam di syiarkan, ada perempuan kaya, cantik, eksportir, niagawan, perempuan mandiri ini bernama Khodijatal kubro, seorang yang sangat pintar di tengah-tengah masyarakat Arab yang buta huruf. Beliau spirit nabi, yang menenangkan nabi saat gundah menerima wahyu pertama. Kegundahan nabi saat menerima wahyu pertama hampir mendekati kegilaan (menurut buya Hamka), tapi Khodijah mampu memberikan spirit luar biasa. Kita juga mengenal Aisyah istri nabi, seorang ilmuwan dan panglima perang jamal, luar biasa sekali ini perempuan, di tengah-tengah orang Arab menganggap perempuan hanya kaum terbelakang, Aisyah justru tampil terdepan dalam keilmuan serta kancah politik. Kemudian ada Sayyidah Nafisa guru Imam Syafii.

Bagaimana dengan moderasi wanita Indonesia? Tdk kalah penting, dalam sejarah Indonesia ada seorang perempuan, kanjeng putri kadipaten ngayogyokarto hadiningrat, eyang putri pangeran Diponegoro ini di sebut sebagai wanita sufi nusantara, karena memiliki 4 mursyid thoriqoh. Ada juga RA Kartini murid Kyai Sholeh Darat, yang juga guru Hadrotus Syekh Hasyim Asyari dan kyai Ahmad Dahlan. Di era kerajaan, Majapait memiliki raja Perempuan yang ini akan terjadi cikal bakal kemakmuran majapait dengan menyatukan nusantara, beliau adalah Tri Buana tungga dewi. Ada juga ratu Adil perempuan di Jawa, yaitu ratu Sima, pada masa jadi raja semua hak manusia terlindungi.

Begitu hebatnya bukan??!! Mereka sangat modern, dan….
Begitu juga Islam, selalu modern.

 

Penulis : *Wachyuni/Aktifis Fatayat Bangil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *