STOP MEMBENCI POLISI, MARI JAGA DAN AWASI ANAK-ANAK AGAR TIDAK TERLIBAT DEMO ANARKIS

 

Naumi Supriadi ketua Kornas TRC PA

STOP UNTUK MEMBENCI POLISI, MARI KITA JAGA DAN AWASI ANAK – ANAK UNTUK TIDAK TERLIBAT DEMO ANARKIS

JAKARTA, Jurnalexpress.com

Keprihatinan yang begitu dalam di rasakan Kornas Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRC PA) naumi Supriadi melihat anak – anak semakin banyak turun ke jalan untuk terlibat demo, terlebih lagi mereka bertindak anarkis dengan melempari pakai batu warga pengguna jalan serta merusak fasilitas umum,

Saya Kornas TRC PA mohon kepada para Guru dan orang tua untuk lebih inten mengawasi anak didik dan anak – anak untuk tidak terlibat demo, jangan pernah ijinkan mereka untuk tetlibat demo yang sebenarnya mereka juga tidak mengerti misi demo di maksud,

Jika memang mereka ingin menyatakan pendapat, arahksn mereka untuk aksi damai, Kornas TRC PA selama ini mengajarkan kepada anak – anak untuk mengerti tentang arti Demokrasi, jadi tidak perlu dengan kekerasan dan anarkis untuk mereka menyatakan pendapat, Karena sesuai Tupoksinya polisi akan menindak siapapun yang berbuat anarkis, siapapun yang merusak dan mengganggu keamanan,

STOP menyalahkan POLRI, mari kita bersama – sama bantu Polri untuk ikut menjaga ketertiban, keamanan dan kondusifitas negeri ini, bagi siapapun yang membenci Polri menurut saya Kornas TRC PA artinya mereka tidak menginginkan negara ini tentram, terang bunda Naumi sapaan akrab Naumi Supriadi,

Ir.Rapindo Hutagalung, Penasehat TRC PA

Di tambahkan oleh Penasehat TRC PA Ir. Rapindo Hutagalung, melihat situasi saat ini perlu kepedulian setiap kita – orang dewasa – atas perkembangan anak – anak remaja kita saat ini yang sangat memprihatinkan,

Secara logika, perilaku anak mencontoh perilaku orang dewasa disekitarnya, Peran orang tua dan lingkungan tempat tinggal sangat penting dalam pembentukan karakter anak sejak usia dini, untuk itu orang tua harus bisa menjadi panutan/teladan,

Sekolah memang penting dalam pendidikan Dan pembentukan karakter anak – Tapi Waktu anak di sekolah hanya 8 Jam, hanya 1/3 dari waktu sang anak berada dalam lingkungan keluarga dan sosial masyarakat,

Untuk itu peran seluruh orang dewasa untuk memberi perhatian penuh pada pendidikan anak – anak kita sejak dini sangatlah penting, perhatikan pergaulan anak – anak kita.

Dan masyarakat punya tanggung jawab moral ketika melihat perilaku anak – anak yang menyimpang di depan mata kita meski mereka bukan anak – anak kita, karena apapun menyangkut anak merupakan kwajiban negara dan kita bersama, intinya pendidikan anak adalah tanggung jawab semua orang dewasa, tegas Ir. Rapindo Hutagalung. MUD.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *