Geliat Toko Musik Ditengah Semakin Sedikitnya Kaum Milenial Yang Bermain Musik.

Geliat Toko musik ditengah semakin sedikitnya kaum milenial yang bermain musik.

Era milenial yang serba gadget dengan selera musik yang tinggi ternyata berbanding terbalik dengan perkembangan minat bakat dalam hal musik. Setidaknya banyak parameter yang bisa dibaca dengan mudah diantaranya adalah semakin sepinya studio musik di kota pasuruan dan Probolinggo.

Efek ini berbuntut panjang secara ekonomi dengan semakin turunnya omset pembelian toko-toko alat musik dibandingkan dengan satu dekade lalu. Seperti yang nampak di salah satu toko musik di kota Probolinggo. Cendana Musik yang terletak di jalan Panjaitan Kota Probolinggo adalah satu diantara yang masih eksis bertahan dalam ranah industri musik.

Yudi (berdiri), Owner Cendana Musik Probolinggo bersama peminat musik

Yudy selaku owner cendana musik menyampaikan bahwa minat kaum milenial untuk bermain musik memang menurun dibanding dekade lalu “banyak studio musik yang tutup juga menurunnya industri musik nasional memang berimbas pada penjualan, tapi saya bertahan karena ini bisnis hobi saya, komitmen saya musik harus terus dinikmati dan dikreasi” ujar lelaki paruh baya tersebut.

Nampak beberapa pengunjung datang malam itu diantaranya adalah Zainudin, pria dari pasuruan tersebut datang ke toko musik karena di pasuruan sulit menemukan toko musik yang bagus. “di pasuruan sudah banyak yang tutup, saya cari referensi toko musik yang bagus disini” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *