GP Ansor Kota Pasuruan Peringati 7 Hari Wafatnya Mbah Moen Sekaligus Perkuat Visa Kebangsaan Kader.

GP Ansor Kota Pasuruan Peringati 7 Hari Wafatnya Mbah Moen sekaligus perkuat Visa Kebangsaan Kader.

Wafatnya Almarhum Almaghfurlah KH Maimoen Zubair menyisakan duka yang dalam bagi segenap elemen bangsa khususnya Anak Muda. Mbah Moen yang sangat perhatian pada anak muda tersebut selalu menjadi teladan dan inspirasi gerakan kaum muda khususnya GP Ansor.

Tepat 7 hari meninggalnya Kyai Kharismatik tersebut GP Ansor Kota Pasuruan menggelar tahlil dan doa bersama wafatnya KH. Maimoen Zubair. Bertempat di Halaman kantor PCNU Kota Pasuruan pada Senin (12/08/2019) acara yang berlangsung pada malam hari tersebut dihadiri oleh ratusan jamaah yang sebagian besar adalah kader Ansor se kota Pasuruan.

M. Rofii selaku ketua pelaksana 7 hari wafatnya Mbah Moen menyampaikan bahwa Ansor Kota Pasuruan sangat berduka dengan meninggalnya Tokoh Kharismatik Nasionalis Relijius. “Mbah Moen menjadi teladan dan inspirasi Gerakan Kebangsaan dan Keislaman generasi muda khususnya Ansor Kota Pasuruan” cetusnya. Acara dihadiri oleh seluruh kader Ansor se Kota Pasuruan beserta jajaran PCNU Kota pasuruan. “Acara dihadiri oleh Lembaga dan Banom NU se Kota Pasuruan juga sekaligus konsolidasi pra pelantikan bersama PAC Ansor se Kota Pasuruan” ujar pria yang menjabat sebagai Sekretaris PC GP Ansor Kota Pasuruan tersebut.

Ahmad Ridoi Ketua PC GP Ansor Kota Pasuruan menyampaikan bahwa ide untuk menggelar Acara 7 Hari Wafatnya Mbah Moen tersebut langsung muncul kala mendengar kabar Wafatnya Maha Kyai tersebut. “Duka yang dalam, Tadi sebelum Tahlil kami pengurus PCNU Kota Pasuruan menggelar Khotmil Quran yang dilaksanakan secara bergilir oleh pengurus cabang” ucap cak Doi panggilan akrabnya.

Acara ditutup dengan Mauidhoh yang disampaikan oleh Rois Suriyah PCNU Kota Pasuruan KH. Said Kholil, Kyai sepuh kota pasuruan tersebut menyampaikan tentang kenangannya selama nyantri kepada Mbah Moen dan berharap GP Ansor kota Pasuruan menteladani istiqomah khidmad perjuangan Mbah Moen pada NU dan NKRI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *