Hari Lahir Pancasila, PMII Merdeka Pasuruan Gelar Deklarasi Damai Lintas Agama

Pancasila – Hari Lahir Pancasila yang jatuh Pada tanggal 1 Juni menjadi momentum untuk merekatkan sesama anak bangsa. Setidaknya Salah satu element Kaum Muda PMII Komisariat Merdeka Pasuruan memperingati Hari sakral tersebut dengan menggelar Deklarasi Damai Lintas Agama di Kota Pasuruan pada Sabtu (1/5).

Kegiatan yang bertempat di Pendopo Kecamatan Gading tersebut menjadi sangat aktual dimana sentimen SARA yang sering dimainkan dalam kontestasi Politik belakangan ini telah menjadi ancaman serius kesatuan bangsa. Dengan mengambil tema “Merajut Silaturahmi untuk memperkokoh kerukunan dan toleransi antar umat beragama” kegiatan tersebut ingin menegasikan bahwa persaudaraan sesama anak bangsa harus dipererat melalui momentum bulan ramadhan yang bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila.

Ketua Komisariat PMII Mereka Pasuruan Andi Ariyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan rutin setiap bulan ramadhan “ini adalah kali kesebelas PMII Merdeka Pasuruan menggelar Buka Puasa bersama Lintas agama, sudah sebelas tahun kami merajut kebersamaan dengan kelompok lintas agama di kota Pasuruan dalam Moment Bulan Suci Ramadhan ” ujar andi dalam Siaran Persnya.

Acara dihadiri oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pasuruan KH. Ali Iqbal dan beberapa tokoh lintas Agama di Kota Pasuruan seperti Bu Nyai Hj. Shofiyati Ketua Muslimat NU Kota Pasuruan,  Yudi dari Konghucu, Maya Wuysang dari Kristen dan Harmono yang merupakan Pendeta Budha. Mereka hadir bersama kelompok anak muda lintas agama. Acara juga dihadiri oleh Camat Gadingrejo Mochammad Sholehudin.

Deklarasi Damai yang ditanda tangani oleh seluruh elemen lintas agama di kota Pasuruan tersebut berisi tentang lima butir ikrar, yaitu tentang kesetiaan kepada NKRI, mempererat toleransi, menolak gerakan inkonstitusional, komitmen memerang tindakan provokatif perusak persatuan dan menjunjung tinggi supremasi hukum. Deklarasi Dipimpin secara langsung oleh ketua FKUB Kota Pasuruan diikuti oleh seluruh elemen lintas agama.

Acara buka puasa bersama ini juga disertai dengan santunan kepada anak yatim dan pemberian sembako kepada kaum dhuafa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *