Revolusi Industri 4.0 menjadi Tema Diskusi Tadarus Ilmiah Lakpesdam NU Kota Pasuruan

Dalam mengisi bulan Ramadhan tahun ini, pengurus Lakpesdam NU Kota Pasuruan kembali menggelar Tadarus Ilmiah Gerakan Aktifis Mengaji. Kegiatan yang melibatkan berbagai elemen anak muda di kota pasuruan ini telah empat tahun dilaksanakan dalam moment bulan romadhon yang berisi tentang pelestarian tradisi Spiritual dg khotmil quran disambung dengan tradisi intelektual yaitu dengan diskusi tematik menjelang waktu berbuka puasa.
Seperti yang dilakukan pada Jumat (17/5/2019) bertempat di basecame CSA Kota Pasuruan, Tadarus Ilmiah membincang tema diskusi “Menyiapkan Generasi Muda dalam Revolusi Industri 4.0” Waladi Imaduddin Selaku ketua Lakpesdam NU Kota Pasuruan menyampaikan bahwa Revolusi Industri 4.0 harus diskusikan secara serius kemudian diaplikasikan dalam bentuk program kerja penyiapan Sumber daya manusia khususnya generasi Muda NU. Waladi mengutip pendiri CJ sebuah perusahaan internasional dari korea yang bernama Ho am. Ho Am menyampaikan bahwa Bisnis adalah tentang manusia. Untuk itu menyiapkan manusia menjadi sarat utama dalam mengarungi industri 4.0. “Tiongkok telah melahirkan Jack Ma pendiri start Up Alibaba yg sukses, tentu itu harus menjadi inspirasi bahwa anak muda khususnya anak muda NU juga harus mampu melahirkan ikon industri digital, maka perlu kita siapkan program kerja yang mendorong lahirnya SDM yg siap menggeluti dunia industri digital” ucap waladi.

Dalam diskusi yang dihadiri oleh sekitar 40 lebih anak muda seperti dari PMII dan Central Study Aktifis tersebut melahirkan sejumlah gagasan penting diantaranya :
1. Revolusi industri selalu mengubah perilaku pasar dan perilaku konsumen untuk itu strategi marketing baru dengan start up dan ritel online perlu mendapat perhatian serius.
2. Elemen masyarakat harus proaktif dalam turut serta memberikan masukan tentang regulasi hukum dalam dunia industri digital yang regulasi dan payung hukumnya masih belum jelas seperti dalam kasus transportasi online yg dibeberapa daerah akhirnya menimbulkan gesekan
3. Prinsip almukhafadhotul ala al qodimi sholeh wal akhdu bil jadidil ashalah harus menjadi pedoman karena nilai dan tradisi lama yg bagus tidak harus dihilangkan dalam peradaban digital, justru harus dikuatkan dengan teknologi digital.

Tadarus Ilmiah Gerakan Aktifis Mengaji

Diskusi yg berlangsung setelah khotmil quran tersebut dilangsungkan hingga waktu berbuka puasa tiba. “semua rencana aksi dan program kerja harus dimulai dari diskusi dan dalam ramadhan tahun ini adalah moment yang tepat dalam kita bertadarus ilmiah tentang industri 4.0” ujar Zulkarnain selaku sekretaris Lakpesdam NU Kota Pasuruan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *